Istri Hasil Taruhan #38

0
127
views

“Senja, tunggu!” lirih Fajar hendak mengejar Senja tapi Bagas mencengkal pergelangan tangannya.

“Biar gue saja, lo tunggu di sini,” ucap Bagas meyakinkan dan segera menyusul Senja.

Senja sudah sampai di kelas, dia menekukkan wajahnya di atas meja, Bagas mendekat.

“Senja, sudahlah tak perlu lo tangisi lelaki semacam itu,” ucap Bagas pelan.

Senja tidak mengindahkan ucapan Bagas, tangisnya semakin pecah.

Memang sakit dikhianati ketika kita benar-benar mencintainya.

“Fajar itu memang tidak mencintai lo, sudahlah, sayang jika air mata tumpah untuk hal yang tidak bermanfaat.” Bagas semakin mendekat dan hendak membelai rambut Senja sebagai penenang. Namun, dengan secepat kilat Senja menepis dengan kasar.

“Lo teman akrab dia, jadi jangan nganggu gue apalagi berusaha untuk menenangkan gue tidak sudi, karena bagi gue kalian itu sama, pergi lo!” sergah Senja berang.

Senja benar-benar kecewa ditambah lagi Bagas meyakinkan kalau Fajar hanya mempermainkannya saja.

Sekuat apapun usaha Bagas menenangkan hati Senja, sekuat itu pula Senja menolak.

🌹

“Jar, lo yang sabar ya,” ucap Tari mengenggam tangan Fajar.

“Jar, sebenarnya gue yang cinta sama lo bukan Senja,” ucap Tari menyandarkan kepalanya di bahu Fajar.

Ucapan Tari sontak membuat Fajar terkejut dan menatap tajam kearah wanita yang ada di sampingnya itu.

“Apa maksud lo?” Fajar mendorong kasar tubuh Tari. Tari menanggapi dengan senyum.

“Karena gue sayang lo, kemaren yang menerima cinta lo di akun Senja yang berlogo F itu gue, maafin gue ya,” jelas Tari memelas.

Fajar menjadi murka tanpa mengeluar sepatah kata pun dia langsung meninggalkan Tari.

“Uh, Fajar, nggak menghargai amat prasaan gue,” ketus Tari menatap punggung Fajar perlahan lenyap dari pandangan.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here