Istri Hasil Taruhan #34

0
130
views

“Bagas dan yang lainnya nanti siang ke rumah Senja ya, kita harus berlatih dari sekarang, biar nanti penampilan drama kita memuaskan,” ucap Senja dengan nada girang dan teman-temannya mengangguk setuju.

“Aman Senja, jangan lupa siapin roti kapal selam buat kita,” sahut salah satu teman dan diriringan tawa yang lainnya.

“Soal makan saja mikirnya, pantas bada kayak drum, ok-ok,” celetuk Senja sambil memperbaiki jilbabnya.

‘Memang ini yang gue mau, setiap saat bisa ketemu Senja, terima kasih ya Allah karena kau telah mengabulkan doa jomblo ngenes ini, aih apaan sih aku ini,’gumam Bagas tersenyum manis lalu mengusap rambut gusar.

Semenjak Senja sibuk dengan latihan drama, dia menjadi kurang perhatian sama Fajar, bukan maksud dia ingin menjauh tapi keadaan lelah yang membuat semuanya jadi terbengkalai.
Fajar tidak tahu menahu dia pun merasa sedih dan kehilangan melihat Senja yang sudah mulai jarang ada kabar ketika sudah pulang sekolah, jadi dia hanya bisa bertemu dengan Senja di waktu sekolah saja. Rasa khawatir pun sudah menggebu memenuhi benaknya.

‘Senja, kenapa hubungan kita menjadi serumit ini sih, seharusnya kita tidak boleh hilang kabar seperti ini,’ batin Fajar mengutak-ngatik ponselnya.

Tring …

Suara ponsel Fajar notif dari Bagaskara Aryadi menambahkan ceritanya. Langsung Fajar membukanya. Fajar menjadi tambah rapuh melihat caption status Bagas yang tertulis ‘Suasana hari ini,” dibawahnya ada foto Bagas dan teman sekelasnya, posisi Bagas memegang tangan Senja. Melihat itu Fajar bertambah cemburu berat.

“Senja,” batin Fajar menatap nanar sambil mengelus foto Senja yang ada di ponselnya.

“Bagas ngapain lagi, pake pegang-pegang tangan Senja segala,” cibir Fajar tidak suka.

“Acktingnya bagus ya Senja, kayak seperti pemain sinetron saja,” ucap Bagas mengacung foto Senja yang ada di ponselnya.
“Iya dong, gue ‘kan calon artis,” ungkap Senja dengan percaya diri.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here