Istri Hasil Taruhan #31

0
144
views

Senja membuka aplikasi berlogo F. Baru saja dia menyalakan data, notifikasi sudah berteret seakan minta segera dibaca.

Banyak pesan yang Senja baca, pas baca pesan dari pemilik akun yang bernama Fajar, Senja langsung kaget.

[Sayang, lagi apa?]
[Sayang, sehari saja kita nggak bertemu rasanya, kangen ini sudah sampe ubun-ubun. Dan bla … bla ….]

Begitulah isi pesan dari Fajar, karena merasa aneh, Senja memscroll tulisan tersebut dari awal.

“Apa-apaan ini, ini pasti ulah Tari,” gumam Senja geram setelah membaca semua pesan dari Fajar yang menyatakan cinta padanya.

“Memang sahabat yang satu ini bisanya bikin orang susah, tapi gue sayang sih, aaaa Tari … kenapa lo buat gini sama gue,” celoteh Senja melempar benda pipih ke atas kasur king size.

 

“Lihat besok, lo gue bikin perkedel, gue cabik-cabik tuh muka biar tambah menarik seperti pemulung.”

🌿🌿🌿

Senja berlari-lari menuju kelas, sampai di kelas dia langsung mencari Tari kebetulan si empunya nama ada di dalam kelas sedang mengerjakan PR.

“Tari ….” teriaknya langsung menopang tubuh gempal Tari. Tari menatap aneh.

Tanpa menunggu jawaban Senja langsung mengacak jilbab Tari dan mengguncang tubuhnya sesuai yang dia bayangkan.

“Uuhhhh, dasar sahabat pe’ak,” ketus Senja geram.
“Jangan bilang lo lagi sakit, sebenarnya lo masih sehat sajakan?” tanya Tari linglung.
“Ayo ikut, gue.”

Senja menarik tangan Tari, dia tidak peduli dengan tugas yang sedang dikerjakan sahabatnya ini, Tari terpaksa mengekor dengan raut wajah panik.

“Gur melakukan kesalahan apa Senja, kok sampai lo bawa gue ke dalam toilet segala?” tanyanya saat sudah sampai di toilet Senja sigapmenutup pintu toilet dengan rapat, serapat-rapatnya.

“Lo jahat benar ya, Tar,” lirih Senja mendekati Tari. Tari menatap nanar.
“Lo mau ngapain, Ja, jangan bunuh gue,” ucapnya tidak kalah lirih. Kini tubuhnya sudah menempel di dinding.

Senja menarik napas berat kemudian mengguncang tubuh Tari, Tari hanya pasrah, dia tidak melawan. Tari berfikir mungkin ada kesalahan yang tidak dia sadari.

“Huaaaaa … Senja, maafin gue,” ucapnya sambil menangis. Senja jadi ikutan nangis.

“Tari, lo kenapa bajak facebook gue dan menerima cintanya Fajar?” tanya Senja sembari mengeluarkan benda canggih dalam saku roknya.

Seketika tangis Tari mereda, dan matanya membulat sempurna kemudian dia terkekeh geli.

“Ahk, Senja, jadi ini masalahnya gue kira apa, duhhhh, hampir saja jantung gue copot, untung gue punya jantung cadangan,” celetuknya asal. Senja masih menatap serius.

“Tega lo, Tar, pantesan saja Fajar perhatian sama gue, rupanya lo biang keladinya. Jahat lo,” umpat Senja tidak bisa menerima.

🌿🌿🌿
Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here