Istri Hasil Taruhan #26

0
174
views

Sampai di kantor polisi Sinta langsung diseret ke ruang yang pintunya berjejer besi-besi.

“Mama Papa, Sinta nggak mau masuk penjara, huhuhuhu.”

Sinta berucap setengah berteriak dan tangisnya pecah membuat orang yang berada dalam ruangan itu menatap berang.

“Berisik, bisa dia kau tidak,” sentak wanita gemuk bertato.

Sinta menatap takut, dia bergidig ngeri kemudian tangisnya pecah lagi.

“Huaaaa, Sinta mau pulang ….”

Platak ….

Satu jitakan melayang di tubuh munggil Sinta. Sinta meringgis dan sekuat mungkin dia menahan isak tangis.

“Di sini bukan tempat orang cengeng, paham!” bisik wanita kurus bertato lirih. Sinta mengangguk lemas.

“Good-good, gitu dong,” ucapnya menepuk-nepuk pelan bahu Sinta.

Orang itu kembali ke tempat semula sedangkan Sinta masih setia berdiri di dekat pintu pagar besi itu.

Mulai hari ini Sinta menginap di rumah barunya entah sampai kapan tetapi yang jelas dia harus berusaha bersahabat dengan keadaan ini, sesekali dia mengambil nafas berat, sungguh miris.

🌿🌿🌿

Sebulan setengah Senja berada di singapura dan Alhamdulillah sekarang keadaannya semakin membaik dan akan dibawa pulang ke indonesia.

Sampai di indonesia Senja dimasukan ke ruang inap karena bagaimana pun tubuh Senja belum pulih total.

🌿🌿🌿

Teman-teman Senja sudah sangat rindunya apalagi Bagas dan Fajar sedangkan Afdal hanya ikut-ikutan saja.

Sampai di ruang inap Senja mereka sedikit mengajak Senja bercanda tawa alhasil susana menjadi garing.

Setelah tiga hari nginap di rumah sakit sekarang Senja sudah diperbolehkan pulang.

“Duhhh, Senja sangat merindukan sekolah Mah, Pah,” ucap Senja saat keluar dari rumah sakit menatap bahagia perkarangan itu.

“Iya Nak, tunggu kamu sembuh total baru boleh sekolah,” sahut Handoko menasehati. Senja tersenyum dan mengangguk.

Sampai di rumah Senja disambut lagi oleh teman sekolahnya. Duhhhhh, betapa senangnya jadi Senja.

“Hy Senja ….” sapa mereka bersamaan sambil melambaikan tangan kanannya.

Senyum manis Senja tidak pernah luntur ditambah lagi ada Bagas disampinnya dan menuntunnya untuk masuk ke dalam rumah.

Yuhuuuuu, mungkin bentar lagi ada adegan romantis nih, wakwaw.

Terima kasih buat kalian semua yang setia menjadi pembaca cerbung ini.

Oh ya, selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir batin ya teman-teman semua.

Luve you

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here