Istri Hasil Taruhan #21

0
189
views

Darah?

Iya benar cairan kental bewarna merah itu mengalir dari hidung Senja, cepat-cepat menghubungi dokter. Semuanya di suruh keluar.

Setelah beberapa menit kemudian Dokter keluar memberi tahu kalau keadaan Senja semakin memprihatinkan. Mendengar penjelasan Dokter Sinta bergembira dalam hati.

“Memang usaha tak pernah menghianati hasil. Buktinya Senja sudah berada di ambang kematian. Berarti sekarang gue tinggal menikmati kabar gembira ini,” batin Sinta tersenyum miring.

Di saat yang lainnya kelihatan panik Bagas sempat menangkap raut wajah Sinta yang kelihatannya bahagia. Namun, Bagas tidak menghiraukan.

“Hal yang tidak masuk akal, masa iya kebentur sedikit bisa jadi geger otak,” ucap Bagas lirih hampir tidak terdengar.
“Tidak ada mungkin, Bro, itu semua kuasa Allah,” sahut Afdal.
“Apa mungkin ada yang menabur duri di sekitar kita?” Fajar mempali dengan pertanyaan.

Mendengar ucapan Fajar sontak membuat Sinta bergeming.

“Kita harus cari siapa pelaku di balik semua ini,” tegas Bagas berdiri dari tempat duduknya dan dibalas anggukkan oleh temannya.

“Sinta!” panggil Bagas dengan nada keras membuat telinga Sinta berasa saringnya pecah. Sinta menjadi kikuk.

“A–ada apa?” tanya Sinta berusaha terlihat riflek.

“Apa lo ada solusi bagaimana caranya supaya kita bisa cepat menemu titik terangnya?” tanya Bagas, Sinta membisu seribu bahasa dia menggeleng memberi jawaban.

Bagas menatap Sinta aneh, sepertinya Sinta menyimpan sesuatu sehingga Sinta terlihat gugup.

Waktu sedang rapat Katrin dipanggil oleh Satpan, katanya Ibunya menyuruh pulang cepat karena ada yang ingin disampaikan, Katrin meninggalkan rapat itu secara buru-buru, dia langsung pamit ke kepala sekolah.

Setelah pulang dari rumah sakit Sinta mondar-mandir di dalam kamarnya, dia memikirkan bagaimana caranya mencegah rombongan Bagas dan yang lainnya supaya tidak menemukan apa-apa.

“Apa mungkin gue langsung bunuh aja ya, Si cewek tengil itu, biar semuanya usai.” fikirnya lalu menerbitkan seulas senyum.

“Sinta benar-benar pintar, ahay ….”

🌻🌻🌻

Terima kasih hadirnya All love you to…

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here