Istri Hasil Taruhan #02

0
383
views
“Oh, hm, kalau begitu silakan kembali ketempat,” suruh Bagas, Afdal menatap aneh melihat sikap kedua temannya ini.
Fajar mengelus dada tanda selamat dari marabahaya. Eh, maksudnya Senja Si cewek kurus.
“Ngapain lu ngelus-ngelus dada?” tanya Afdal heran.
“Terserah guelah,” ketus Fajar.
“Eh, Fajar, lo jangan senang dulu, meskipun gue nggak ngomong sama Senja tetapi lo harus pacaran sama dia,” jelas Bagas.
“Nggak mau, pokoknya cari yang lain,” jawabnya ketus.
“Kalo lo nggak mau, kita berdua nggak akan segan-segan untuk bertindak, lagian siapa suruh kemaren syok ganteng dan ikut main sama kita, lo kan kalah jadi lo harus wajib tepati janji lo, pokoknya titik,” papar Bagas sedangkan Afdal hanya mengangguk.
“Yah, meskipun begitu cari yang lebih cantik kek dari Sinta, biar gue nggak malu ajak dia jalan,” protes Fajar.
“Itumah derita lo, Jar.”
Fajar membuang nafas kasar, kalo dia nggak tepati janji itu namanya dia cemen, akhirnya dia menyetujui juga.
🌻
“Sudah capek-capek berlari, pake acara jatuh kayak penari balet terus nggak ada yang bantuin, oh malunya. menemui mereka, dapat jawaban hanya ok, oh, hm. Sakit bangat tahu nggak digituin, dikacangin lagi, dimana letak hati kalian para pangeran?” gerutu Senja saat sudah menjauh dari mereka bertiga.
Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here