Guru Killer Vs Siswi Bandel #28

0
94
views

Seorang gadis berjalan sambil mendorong keranjang belanjaan, sesekali mengambil barang yang dibutuhkan di atas rak. Sudah hampir satu jam ia berkeliling di mall, barang belanjaannya pun sudah banyak.

Hari Kamis adalah jadwal belanjanya. Setiap hari tersebut pasti ia akan ke mall membeli barang-barang branded, baik itu kebutuhan dirinya maupun dapur. Ia selalu teliti atau memilih dalam berbelanja. Gadis dengan perawakan putih itu, memang suka  sekali shopping.

Dengan berlawan arah, seorang pria tampak berlari kecil. Bola matanya merari-nari ke sana-sini mencari seseorang. Hatinya sudah dihinggapi rasa kepanikan. Gimana jika ia ditinggalkan di mall dan pulang tersesat arah jalan pulang dan dihadang oleh penculik? Dan yang lebih para akan dibunuh. Membayangkan hal tersebut, sang pria mulai parno sendiri.
Berjalan tak melihat ke depan sehingga tak sengaja menabrak kerajang belanjaan sang gadis hingga berhamburan di lantai.

Bulshit

Terkejut bukan kaleng-kaleng, gadis dengan berambut panjang itu menatap barang belanjaannya dengan tatapan melongo.

“Oh, maaf tak sengaja,” ucap sang pria memungut barang-barang yang berhamburan di lantai.
“Hey, kalau jalan itu hati-hati! Kamu ngga punya mata apa? Matamu ada di dengkulmu!” teriak sang empu pemilik keranjang.

“Cantik,” gumamnya, namun terdengar jelas di telinga sang gadis. Ia pun berdiri dan tak sengaja menjatuhkan sayur kol, karena ia refleks menetap tanpa kedip.

“Astajimm! Sayur kolku, oh no!”
“Ya, ampun maaf, tidak sengaja lagi.”
Emosi sudah mengusai kepala, ia mengambil kol ke lantai lalu membuangnya di muka, sang pria. Suaranya melengking tinggi, membuat orang-orang di sekitarnya menoleh dan menjadi bahan tontonan.
“Ihh, semua gara-gara kamu! Pokoknya saya tidak mau tahu, kamu ganti semua belanjaan saya.”
Menelan Saliva dengan susah payah, mana mungkin ia akan mengganti belanjaannya dengan yang baru, mana banyaknya. Duh, kok jadi rumit gini.

“He, jangan bongong saja.” Pria itu di dorong dengan kuat sehingga kehilangan seimbangan. Sasaranya terjatuh di rak berbagai jenis sabun, barang-barangnya pun ikut terjatuh mengenai kepalanya.
Keributan terus terjadi sehingga para pengunjung menjadi bahan tontonan gratis. Security datang menghampiri dan menangkan kejadian tersebut.

Zela masih berkumpul dengan ke tiga temanya, ia harap mereka ingin memaafkannya.
“Sampai kapan kita akan marahan seperti ini? Jujur saya tak bisa menjauh dari kalian.” Air mata Zela dari tadi mengalir.

Elina, Desya dan Salisa saling berpandangan. Mereka tak kuat melihat ketua gengnya menangis.
Desya mendekat lalu memeluk Zela.

“Zela, maafin saya.” Desya ikutan menangis.
“Desya, saya minta maaf ya.” Zela menghapus air mata Desya.
Erina dan Salisa ikutan memeluk Zela.

“Hua, jangan ada yang egois diantara kita. Geng Bebas tetap kokoh pada pendiriannya,” ucap Erina.
“Tapi, jangan lupa lagi sama geng kita ya, sampai kapanpun dan dimana pun. Kita tetap satu oke,” timpal Salisa.

Geng Bebas, saling berpelukan. Akhirnya mereka damai. Tak ada lagi cuek diantara mereka.
Seketika Zela teringat sesuatu, ia datang di mall, bukan hanya sendiri tapi ada …
“Astaga! Zain!!” teriak Zela sembari berlari menuju lantai dua diikuti ke tiga sahabatnya yang masih kebingungan.

Zela mencari, namun melihat kerumunan banyak orang. Ia pun segera mendekat.
“Tangkap saja Pak, dia pencopet!”

Zela membulatkan matanya, setelah menyaksikan yang ditangkap oleh security adalah kakak angkatnya.

Bersambung

Baca sebelumnya

Jika kalian punya tulisan, baik cerpen/cerbung, quotes, puisi dan ingin karya kalian tampil di befren.com, Silahkan daftar diri kalian di: KLIK DAFTAR
Setelah terdaftar, lakukan verifikasi di fanspage befrenmedia: KIRIM VERIFIKASI
kirim pesan dengan format: DAFTAR

Karena ada program seru buat kalian yang terpilih, yaitu karya akan dijadikan versi cetak/fisik berupa buku, yang nantinya akan diberikan kepada author buat portofolio kalian.

Keuntungan yang didapat:

  1. Mudah terindek di pencarian google
  2. Tak hanya bisa dibaca di media sosial tapi, bisa dibaca secara global diseluruh dunia
  3. Dapat menginspirasi orang banyak
  4. dan terakhir, tulisan dapat dijadikan versi cetak/buku sesuai kebijakan befren.com
Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here