Gadis Pilihan Sang Senior #08

0
45
views
Gadis Pilihan Sang Senior

Aku terus menundukkan kepala dihadapan Daniel sahabatku sejak SMP.

“Tiara kenapa diam, kamu baik-baik saja?” tanya Daniel memegang pundak ku sembari memandangi diriku.

“Aku tidak apa-apa,” jawabku dengan senyuman.

_____________

Daniel terus memandangi aku, entahlah aku merasa aneh dengan sikapnya. Dalam pikiranku apakah Daniel mengetahui jika aku kabur dari rumah. Tiba-tiba saja ia memeluk tubuhku dengan erat lalu mengatakan.

“Aku sangat mencemaskanmu, mengapa kamu kabur dari rumah.

Mendengar perkataan Daniel seketika membuat aku begitu terkejut, ternyata dia tahu tentang aku yang sempat kabur dari rumah.

“Kamu jawab,” ucapnya menunggu jawaban dariku.

“Aku tak apa, aku hanya bosan di rumah saja di rumah,” jawabku gugup tanpa menatap wajahnya.

“Ayo aku antar pulang, kasian ibumu mencemaskanmu,” Daniel mengajak diriku pulang ke rumah.

Setelah berpikir sejenak. Akhirnya aku memutuskan untuk pulang ke rumah bersama Daniel karena aku tak ingin ini semakin mencemaskan diriku dan ia jatuh sakit karenaku.

Aku pulang bersama Daniel mengendarai motornya.

________

Sesampainya di rumah. Aku bertemu dengan ibu yang sedang menyiapkan makan malam.

“Assalamu’alaikum,” ucapku menghampiri ibu.

“Wa’alaikumsalam,” jawab ibu, ibu begitu terkejut saat melihat aku pulang.

“Tiara,” ibu menghampiri diriku.

Ibu memeluk diriku, air matanya sembari meneteskan air mata.

“Alhamdulillah sayang kamu sudah pulang, tidak terjadi apa-apa kan?” tanya ibu.

“Aku tidak apa-apa,ibu tidak usah cemas, ibu jangan menangis,” ucapku dipelukan ibu.

Tak lama ayah datang. Sikap ayah membuatku terkejut, ayah yang tiba-tiba menampar pipiku.

“Ayah,” ucap ibuku.

Aku benar-benar tidak menyangka mengapa ayah menamparku, apa salahku?” Sebelumnya ayah tak pernah menampar pipiku. Hari ini adalah hari ayah menampar pipiku untuk pertama kalinya.

Ayah menyuruh Daniel pulang dengan baik-baik lalu ayah menyuruh diriku masuk ke dalam kamar

 

 

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here