(Ending) Seindah Senja #28

0
103
views
Seindah Senja

“Kulkas berjalan ada didalam enggak? “Tanyanya saat sudah berada didepan meja sekertaris.

‎ Dan seseorang yang ditanya mengangkat wajahnya ,sedikit terkejut lalu memaksimalkan raut wajahnya. “Eehh bu senja, apa kabar bu”sapanya ramah.

‎”Jadi lupa. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh kak. Didalam di kulkas adakan? “Ulangnya.

‎”wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Ada bu. Silahkan masuk saja”dan sebagai jawaban senja hanya mengangguk saja. Membawa langkahnya ke sudut ruangan. Mendorong pintu pelan.

‎”Alisha. Kamu duduk dulu”perempuan itu hanya menurut. Daritadi dirinya hanya terdiam di belakang istri bosnya ini.

‎”Kak endra…. “Panggilnya saat melihat sosok laki-laki yang sedang duduk ,sibuk dengan laptop didepannya.

Memutar matanya jengah, “kak endra. Senja lagi ngomong. Bahkan sapaan tidak kaka balas. Tadi pagi ngapain enggak pamit. Malah ninggalin senja. Udah bosan ya sama senja? “Ucapnya beruntun. Menutup leptop suaminya dengan cepat. Dan melipat kedua lengannya di depan dada.

‎Rendra. Sang empu yang sadari tadi dimaki oleh sosok perempuan berkerudung jingga didepannya. Ia tersenyum singkat.

‎”Calon bundanya baby enggak boleh marah yaa”bujuknya. Hanya itu yang bisa ia lakukan

‎”jangan mengalihkan pembicaraan muka datar”geramnya. Menghentakkan kakinya dan duduk di sofa didekat alisha.

‎Perempuan itu sebenarnya tadi terkejut karena istri bosnya itu marah dan cerewetnya luar biasa. Dan respon kaptennya itu hanya tertawa kecil. Lucunya dimana?. Batinnya.

‎”Alisha. Kasus itu sudah saya pelajari dan proses tkp akan dimulai besok. Dan persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Oh iyya suruh tim kita siap-siap. Kita melakukan itu. Ambil berkas itu kembali dan kau boleh ke markas lagi. “Alisha berdiri. Mendengar penuturan sang kapten. Perempuan itu mengambil map biru dimeja kerjanya dan berjalan keluar.

‎setelah kepergian alisha. Senja menatap rendra dan begitupun sebaliknya. Tapi sedetik kemudian perempuan itu membuang muka. Memperlihatkan dirinya sedang kesal saat ini juga.

‎”Calon mamanya baby”…panggilnya.

‎”Hmm”perempuan itu hanya berdehem.

‎”Yaudah. Kamu mau makan apa. “Bujuknya lagi. Dan tak ada respon sama sekali.

‎Diam-diam rendra berjalan. Dan duduk tepat di belakang senja.

“Beneran mau marah terus sama kaka. Yaudah. “Senja berbalik dan menatap rendra. Memeluk erat suaminya itu.

‎”Kita melangkah bersama senja. Saya akan selalu berada di sisimu. Ingatlah. Seluruh hati saya sudah berada dalam genggamanmu. Tadi pagi saya cuman tdk mau menganggumu jadi saya tinggal. “Jelasnya.

“Maaf kak endra, senja sudah terbiasa dengan kak endra. Jangan tinggalin senja. “Gumamnya menyembunyikan wajahnya pada sang suami.

“Saya tidak akan meninggalkan mu senja. Kamu adalah tulang rusuk saya.hanya kamu. Masih banyak rintangan dalam perjalanan kita. Semoga tetap bertahan. Dan itu sudah pasti”sebagai jawaban senja hanya menggumam mengiyakan. Dirinya percaya. Rendra adalah jodoh yang allah kirimkan padanya.

Saat langkah meragu
Ada sosokmu muyakini
Percaya pergi
Maka dirimu akan mengembalikan dengan sempurna.

Dan seribu bait percaya untukmu
Imamku.

-End-


Jika bacaan ini layak untuk di bagikan/share. Silahkan klik tombol/menu media sosial di bawah ini dan jangan lupa like juga ya, agar penulis menjadi bersemangat dalam menghasilkan karya-karyanya yang berkualitas.

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here