Dijodohkan #06

0
512
views

Bagian enam


Mamah Bunga mengajak Bunga untuk menemui keluarga Alo dan para tamu

Mamah Bunga : Ayo sayang.
Bunga : Iya mah ayo.
Mamah Bunga : Kamu jangan bersedih lagi yah sayang nanti malu sama keluarga nak Aldo dan para tamu.
Bunga : Iya Mah(Tersenyum)
Mamah Bunga : Begitu dong semyum, kan cantik.

Bunga dan mamah nya keruang tamu menemui keluarga Aldo

Mamah Bunga : Maaf ya jeng Bunga dandannya lama.
Mamah Aldo : Iyah jeng gakpapah.
Papah Aldo : Kalo nunggu calon menantu yang cantik mah gak papah.
Mamah Aldo : Papah genit.
Papah Aldo : Iya mah maaf, lagian juga kan sama calon menantu masa mamah cemburu.
Mamah Aldo : Iyah pah.
Aldo : Tante boleh Aldo bicara sama Bunga nya sebentar.
Mamah Bunga : Iyah silakan nak Aldo, lama juga gak papah kaliankan akan bertunangan.
Aldo : Makasih tante. Bunga ayo!
Bunga : Kemana?
Aldo : Ayo ikut ajah sebentar.

Aldo pun mengajak keluar Bunga

Bunga : Kamu mau bicara apa?
Aldo : Apakah kamu siap bertunangan dengan aku?
Bunga : Gimana yah bilangnya.(Bingung)
Aldo : Bilang ajah gak papah ko.
Bunga :Sebenarnya aku belum siap.
Aldo : Ya sudah kita batalin aja pertunangan kita ini.
Bunga : Tidak Aldo tidak.
Aldo : Kenapa? Kan kata kamu kamu belum siap, lagian juga aku gak maksa kamu untuk bertunangan dengan aku.
Bunga : Tidak aldo aku tidak mau mengecewakan mamah ku.
Aldo : Apakah kamu mau lanjutin pertunangan ini karena terpaksa? Aku tidak mau lanjutin pertunangan ini kalo kamu tunangan sama aku tapi dalam keadaan terpaksa.
Bunga : Tidak Aldo aku ikhlas, lagian juga mungkin ini yang terbaik untukku.

Bunga menutupi rasa sakitnya dan ia berusaha untuk terlihat tegar meskipun didalam hatinya terluka.

 Baca selanjutnya

Kembali ke bagian lima

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here