Dia yang Kucari #04

0
290
views

Bagian Empat


Selepas bertemu dengan calon mertuanya dan tentunya juga dengan calon imamnya nanti, Zahra merasa bimbang apakah dirinya bisa seperti perempuan ysng membuat Frans jatuh cinta di pandangan pertama.

‎Frans mau melihatnya semenit saja ia tdk mau atau hanya ini perasaannya saja, “Ya Allah kenapa ujian Mu begitu sulit kutempuh,” Ucapnya dalam hati.
‎Zahra menyetop taksi dan segerah masuk menuju kediamannya dan melupakan tentang sikap Frans sejenak. Mungkin setelah menikah ia akan berubah. Batinnya bersamaan dengan taksi yg melaju.

Mirani memijat keningnya sambil sandaran di ruang tamunya ia begitu pusing melihat anaknya, apakah salah jika Zahra bercadar bukannya Bagus ? jadi kecantikan Zahra hanya untuk Frans seorang. Dasar anak tidak tau untung. Masih syukur perempuan semulia Zahra mau menerima dirinya. Batinnya lalu berdiri menuju kamarnya untuk beristirahat.

Laki-laki itu mengedarkan pandangannya di taman, andai saja ia langsung berkenalan dengan perempuan itu pasti tidak akan serumit sekarang dan mungkin sekarang ia bahagia dengan perempuan itu. Tapi itu hanya andai. Batinnya.

‎Ia heran melihat perempuan yang akan menjadi istrinya itu, dengan mudahnya menerima perjodohan ini tanpa negosiasi ataupun bertegur sapa dengannya terlebih dahulu, apa dia yakin Frans akan membahagiakan dirinya? Tanyanya dalam hati.

‎Ia sungguh kaget saat mengetahui bahwa wanita itu bercadar, tapi ini adalah janjinya ia takkan pernah menyentuh perempuan itu setelah menikah dan takkan pernah mengijinkan perempuan itu membuka cadarnya dihadapannya. “Aku akan memberimu hari yang akan kau kenang sepanjang hidupmu sebagai hadiah kau telah menerimaku sebagai suamimu,” Ucapnya dengan wajah datar dan berjalan meninggalkan taman itu.

Baca selanjutnya

Kembali ke bagian tiga

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here