Bad Marriage #01

0
131
views

Feby Andriana Rosaline dan Reyhan Adiwijaya, pasangan suami-istri yang baru menikah beberapa jam lalu. Kini sudah tiba di rumah mereka—ralat, rumah Reyhan lebih tepatnya.

“Ini.” Reyhan menyodorkan sebuah kunci kepada Feby.
Feby yang semula menunduk karena mengantuk pun mendongak, “apa?”
Reyhan membuang nafas kasar, “kamu masih punya mata yang sehat. Kamu tidak lihat in kunci?”

“Selow mas, ngegas aja kayak bajaj kakek gue. Gue tau itu kunci, tapi maksud gue itu kunci apaan?”

“Kunci kamar kamu, kita tidak sekamar.” Reyhan melenggang pergi meninggalkan Feby yang masih berdiri mematung setelah mendengar kalimat ‘kita tidak sekamar’.

‘Emangnya siapa yang minta tidur sekamar? Dasar om-om kepedean,” gerutu Feby dalam hati, meskipun tak bisa dipungkiri perkataan Reyhan membuatnya merasa kecil, sebagai wanita ia merasa seperti tidak menarik di mata Reyhan. Feby tidak mencintai pria berusia dua puluh lima tahun itu, namun tetap saja perkataannya melukai hatinya.

“Kamar gue yang mana?”
Pertanyaan Feby berhasil membuat Reyhan yang hendak menaiki tangga membalikan badan.

“Di lantai dua, jaraknya dua kamar dari kamar saya.”
“Oh.” Setelah mengucapkan dua huruf itu Feby berjalan melewati Reyhan yang hanya diam mematung sembari menatap punggung Feby yang kian menjauh.

“Huffthh, ternyata kekasih saya lebih lembut daripada istri saya.” Reyhan bergumam seraya melangkahkan kakinya menuju kamar.

***

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here