Anya Alvaro #02

0
108
views

Anya Pov

“Rik, cowok tadi siapa sih kok gue baru lihat ada murid berandalan kaya dia?” tanya Anya menatap Erika teman akrabnya.

“Dia Alvaro, dia itu suka bolos dan datang seenaknya, dan gue denger dia anak semata wayang, bapaknya itu pengusaha yang mau mewarisi perusahaannya ke anaknya tapi Alvaro gak mau.” jelas Erika menatap Anya.

“Oh begitu, dia kaya anak yang gak diurus.” ucap Anya menatap datar kearah Erika.

Alvaro Pov

“Jadi dia ketos baru di sekolah ini?” tanya Alvaro menatap Reihan.

“Iya, namanya Anya Oktaviani dari informasi yang gue dapet dari anak-ank dia murid berprestasi disekolah ini, bahkan dia mendapatkan beasiswa.” kata Reihan.

“Dia perempuan yang galak, akan tetapi dia menyimpan kesedihan dibalik matanya. Aku tahu saat aku menatap mata tajamnya itu.” sahut Alvaro bangkit dari tempat duduknya yang berada di bawah pohon.

“Alvaro!!!” teriak seorang wanita berlari mendekatinya.

“Bro, ada Gina bro lu gak apa-apa?” tanya Reihan menepuk bahu temannya.

“Ck, ngapain sih itu cewek kesini. Ganggu waktu gue aja.” gerutu Alvaro.

“Alvaro sayang! Kamu udah makan?” pekik wanita dengan rambut curlynya, seragam yang diperketat serta rok spannya.

“Ck, lu ngapain sih? Ini juga dandanan ngapain kaya tante-tante? Lu mau sekolah kan?” sindir Alvaro secara blak-blakan.

“Kok kamu gitu sih? Nih aku bawain bekal buat kamu.” katanya sambil bergelayut manja dilengan kekar Alvaro.

“Lepasin! Gue bukan anak kecil jadi gak butuh bekal! Apa lagi dari lu!” seru Alvaro pergi meninggalkan pacarnya dan sahabatnya disana.

“Gue dulu ya, Gin.” ucap Reihan berlari mengejar Alvaro.

Jam 10 AM

“Mohon perhatian untuk siswa SMA Tunas Murni untuk hadir ke aula sekolah secepatnya, dikarenakan hari ini kita akan melantik anggota OSIS yang baru tahun 2018/2019.” kata kepala sekolah SMA Tunas Murni yang berbicara lewat pengeras suara.

“Al, ayo siap-siap cabut habis ini.” ajak Reihan menatap Alvaro yang sedang memainkan ponselnya.

“Iya-iya,” jawabnya.

Reihan mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi salah satu nomor temannya.

“Halo bro, gue sama Alvaro bentar lagi kesana kok.” ujar Reihan dari balik telepon.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here