Anak Rumahan Bukan Murahan #27

0
97
views
Anak rumahan bukan murahan

Tepat pada tanggal 28 Februari Rio yang sering disebut sebagai guru killer ulang tahun yang ke 25 tahun.

Rio datang agak telat. Sepertinya pagi ini dunianya sangat kacau, setelah memarkirkan motornya Rio di kagetkan oleh para murid yang berada di depannya.

Semua murid mengucap selamat padanya. Aurel yang paling utama memberi selamat dan kado.

Rio garuk-garuk kepala yang tidak gatal. Dia sendiri sampai lupa dengan ulang tahunnya.

“Happy birtday Pak,” ucapan selamat para murid dan bertepuk tangan.

“Terima kasih,” ucap Rio dengan senyum yang tidak pernah luntur.

Di ruang kantor Rio mengabsen dalam hati siapa saja yang ngucapin selamat untuknya, ternyata setelah diteliti rupanya cuma Gina si gadis jutek yang tidak memberi selamat.

“Gina,” lirihnya.

Terbesit rasa sedih di hati Rio saat mengetahui Gina yang sama sekali tidak memberinya ucapan selamat.

“Kenapa anak itu tidak ngucapin selamat buat saya, apa dia tidak suka ya dengan saya sebagai gurunya,” batin Rio menatap kosong. Setelah itu dia bergegas pergi mengajar.

“Happy birtday teacher ….” ucap Gina di balik pintu sambil menaburkan serbuk kertas yang berwarna warni.

Rio tercengang ketika melihat Gina yang menaburkan serbuk kertas itu tepat mengenai tubuhnya. Sungguh Rio sangat merasa bahagia. Kejutan dari Gina benar-benar di luar dugaan.

“Sekali lagi, selamat hari menetas Pak,” ucap Gina sambil menyodorkan sebuah kado.

“Terima kasih,” balas Rio sambil menyungging senyuman semanis mungkin. Senyuman yang tidak pernah dilihat sebelumnya.

Jam sudah menunjukkan setengah satu, dan waktunya pulang.

Gina membuat strategi untuk merayakan ulang tahun guru killernya bersama teman cowok akrabnya bahkan Bayu pun ikut andil.

Saat di parkiran motor Rio bersenandung kecil dan mengambil hlemnya.

Satu ….

Dua ….

Tiga ….

Dorrrrrr ….

Braggght …. bugghht ….

Beberapa buah benda bulat lonjong tepat mengenai tubuh Rio yang berbau agak anyir. Rio emosi.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here