Anak Rumahan Bukan Murahan #02

0
83
views
Anak rumahan bukan murahan

Ke esokan harinya di sekolah pada recoh, rusuh dan penasaran pada cowok yang berpakaian rapi datang ke sekolah tetapi tidak memakai baju seragam sekolah.

“Woy, kayaknya di sekolah kita ada guru baru,” tutur salah satu murid yang lagi ngumpul-ngumpul.

Di ruang kelas masuklah seorang guru berbaju kemeja warna biru, pokoknya kerenlah tampan lagi.

“Asalamualaikum …. anak-anak,” sapa guru baru itu dengan ramah.

“Walaikumsalam … bapak baru,” jawab murid serentak. Namun, berbeda dengan Gina.

Gina terbelalak saat melihat orang yang berada di hadapannya, ternyata orang itu yang menabraknya kemaren.

“Ternyata dia guru baru, tapi kok kayak orang seumuran denganku,” batin Gina bingung.

“Perkenalkan nama bapak ….” Terpotong saat melihat Gina melongo dan dia pun baru menyadari bahwa cewek yang dia senggol kemaren termasuk anak muridnya juga.

Setelah sadar dari lamunan Gina melempar tatapan tajam.

“Astagfirullahalazim,” batin Guru baru sambil ngelus dada. Dia menjadi gerogi dan lupa dengan apa yang dilakukannya sekarang.

“Bapak, lama amat melamunnya,” sorak para murid mulai berontak.

“Oh ya, baiklah perkenalkan nama bapak Angga Prasetyo, biasa dipanggil Rio,” ucapnya menghapus keringat di dahi.

Akhirnya mereka saling memperkenalkan diri.

“Ternyata orang itu bernama Angga Prasetyo,” batin Gina.
“Ternyata cewek itu bernama Gina Athiya Putri, cantik orangnya sesuai dengan namanya,” batin Rio.

Aurel klepek-klepek saat guru baru tidak sengaja tersenyum ke arahnya.

“Aoh, gantengnya,” batin Aurel senang.

Aurel mencari perhatian guru baru itu dan Rio merasa bodo amat.

Rio adalah guru bahasa indonesia dan sekarang dia sedang mengajar tentang pantun.

“Kenapa ini cewek, syok cantik bangat dari tadi mondar-mandir. nggak sopan bangat,” keluh Rio.

Baca selanjutnya

Baca sebelumnya

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here