Anak Gunung #25

0
234
views

Ayu menyelesaikan shalat subuhnya dengan khusyuk. Sujud keduanya panjang dan lama.Meminta pada sang maha pencipta agar memberinya kelancaran acara akad nikahnya hari ini.Memohon jika pilihan hatinya akan menjadi imam dunia akhiratnya.Tak hanya sebatas meraih cinta bersama namun cinta Rabbnya.

Ayu membiarkan para pagar Ayu di dandani terlebih dulu .Agar punya waktu yang panjang untuk shalat dengan khusyuk disertai dzikir dan membaca sedikit Ayat suci alqur’an.

Sang penata rias sedikit dongkol dengan Ayu yang tak memperbolehkannya mencukur bulu wajah dan alisnya..Mungkin baru pertama kali susah untuk mengatur pelanggan satu ini.Disuruh puasa seminggu sebelum akad agar aura cantik wajah ayu memacar Ayu malah enggan .sewaktu akan dicukur wajah dan alisnya kini juga tak mau

“Biar manglingin neng..Auranya akan keluar..nggak apa apa cuma sehari ini saja kok ..entar seminggu juga alisnya numbuh lagi..”bujuknya.

“Nggak apa apa bu nggak manglingin juga .Natural saja bu.Allah melaknat wanita yang meminta mencukur alis dan orang yang mencukurkan alis.Semoga allah merahmati jika kita tidak melakukannya.Ayu takut akan laknatNya.Biarlah tidak cantik dimata manusia tapi memperoleh ridhanya..”Sang perias tertunduk. Ucapan Ayu membuatnya tertunduk malu.

Sang perias akhirnya memoles wajah ayu dengan make up natural.Wajah yang hanya tahu dempulan bedak bayi dan polesan lipglose pink muda itu akhirnya di poles sedemikian rupa.Ayu tak bisa menolak meski hatinya ingin bersolek sederhana.Malu jika banyak protes .Akhirnya membiarkan sang perias menjadikan wajahnya kanvas .melukiskan polesan indah buat hari istimewanya.

*****

Iring iringan puluhan mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah ramainya kota Bandung.Mobil dengan riasan pita dan bunga tampak menonjol paling depan.Seorang pria gagah dan tampan berjas putih Tampak begitu gelisah.Keringat dingin membasahi wajah tampannya.Kok kayak mau disidang ya ..bisik hatinya.Pengalaman menghadapi sidang skripsi tak semenegangkan saat ini.

Om wijaya yang memperhatikan polah anak bujangnya hanya mesem mesem.

Pisau bedah dan jenasah tak membuat yudistira hadi wijaya resah.Namun penghulu membuat anaknya gelisah.

“Kenapa dis ..kurang dingin Ac nya..?”

“Nggak pah..hanya kayaknya kurang enak badan nih..”

“Ya udah kita istirahat dulu ..beli makanan dan obat dulu buat kamu dis.Entar malah nggak bisa konsentrasi saat mengucap ijab kabul.berabe..toh akadnya jam sembilan ini sekarang masih jam 05.30 pagi masih banyak waktu…”

“Nggak usah lah pah ..entar juga enakkan..”enak aja suruh berhenti.kalau ada jet super sonik maka aku akan bayar seberapapun harganya agar sekedip mata dapat menjumpai kekasihku dan menghalalkannya..

Om wijaya mesem .

“Yang sakit itu bukan badan dis tapi pikiranmu..slow.jangan tegang .Kayak orang menghadapi eksekusi mati saja.Papa yang maju di medan perang juga tidak setegang kamu..”Tawa renyah Om wijaya akhirnya tak dapat ditahan .

Yudis tersipu.

****

Sebuah dekorasi yang cukup wah buat penduduk desa tampak di rumah ayu yang sederhana.Kontras dengan rumah bambu tua milik orang tuanya.

Larangan Ayu untuk berlebihan menggelar tasyakuran tak digubris bapaknya.Ayu hanya bisa mengalah dengan mengajukan satu syarat.

“Boleh bapak menggelar pesta tapi Ayu mohon jangan adakan hiburan yang akan mengundang maksiat.Acara yang mengundang banyak orang datang dengan membawa minuman .Ayu nggak mau acara kita mengundang banyak mudharat dan maksiat..”

Bapak menurut .Hanya alunan lembut kecapi dan suling menemani hiruk pikuknya
Tasyakuran walimatun nikahnya.

Terdengar khidmat dan syarat makna.Jentikkan jemari sang pemetik kecapi berpadu lembut dengan suara seruling mendayu menggema ditelinga..(silahkan simak videonya..mari berkelana mengitari tatar sunda…inilah budaya karuhun kebanggaan kami..😊)

Seumpama tontonan seru yang wajib untuk disimak dan sayang jika dilewatkan .Sepanjang jalan besar perkampungan itu dipadati sejumlah orang yang sengaja ingin melihat rombongan besan dari kota.Terlebih berita pernikahan dengan mahasiswa kedokteran yang pernah KKN itu membuat heboh penduduk desa.

Siapa yang tidak bermimpi memperoleh pasangan seperti yudis buat keluarga mereka .Seorang dokter tampan putra seorang jendral pula.Cerita Ayu seumpama cinderella sepatu kaca. Upik abu yang beroleh pria berharta.Maka menjadi magnet dan tontonan bersama.Tuhan itulah penduduk desa yang terbius akan pesona yudistira hadi wijaya.

****

Detak jantung yudis kian tak beraturan.Ratusan orang yang berjejer dikiri kanan perkampungan seolah mengucap selamat datang.mereka melambai menyambut sang mempelai.

Yudis kian gugup .melambaikan tangan dan tersenyum kaku.Waduh berasa jadi seleb dadakan.Kenapa dengan orang orang yang begitu antusias menyambut kedatangan rombongan kami.Kata tanya itu terus hinggap tanpa jawab.

Jalan desa yang proyeknya mangkrak untungnya sudah kelar.BMW yudis bisa mulus meluncur di aspal sederhana meski tak rata.Deretan puluhan mobil kerabat juga akhirnya sampai.Mereka harus pasrah menyimpan mobil mereka dibukit tempat pavorit ayu dan yudis.Harus pula susah payah jalan kaki sepanjang 250 meter membawa hantaran pernikahan yang sangat mewah dan mahal harganya.membuat decak kagum sepanjang penglihatan manusia yang berjejer menyambut mereka.

“Urang mah cacandakan teh sagala diringkid.parabot oge sagala digotong .ieu mah ngan baju jeung perhiasan .kue bolu sapuratina.Artos weh di dangdosan…Emang awis tah pangaosna .Naha teu nyandak domba.Hayam jang munjung salam .ah rugel geuningan ngengingkeun urang kota mah …”mak acih begitu polos bicara membuat hadirin terpingkal ketawa..Sok mangga wilujeng puyeng yang bukan orang sunda..

Nih translatenya..”kita mah bawaan barangnya segala dibawa.
Peralatan rumah tangga digotong semua.Ini kok cuma pehiasan dan baju.Kue bolu dan semacamnya.uang dirangkai dan didandanin. memang mahalkah jika dinilai dengan hitungan rupiah.Kenapa tidak membawa domba dan ayam buat munjung salam.Rugi mendapatkan orang kota mah..”begitulah kira kira artinya .pamiarsa.😊

Adat kampung jika menikah itu membawa pasukan besar dengan menggotong segala peralatan rumah tangga.(kursi ,lemari ,tv,kulkas ,magic com ,dan segala peralatan lain) digotong dari mempelai pria menuju rumah mempelai wanita.Juga sayuran dan beras .ikan dan hewan sebagai bantuan untuk hajatan dibawa serta pula.Silahkan readers bayangkan ramainya suasana hajatan kampungku…yuk sejenak terbang melayang ke Sumedang.😁

“Ayu mah tara kersa cacandakan tuda pami kajamban .pan saurna mun logencang mah sakedik cacandakan upami nikahan ..”Mak eroh menambahkan .

( ayu mah nggak mau membawa banyak apa apa jika ke jamban .Mitosnya jika enggan membawa barang bawaan ember isi air misalnya kejamban untuk masak keluarga .maka ketika menikah .Sang calon suami nggak akan membawa apa apa pula.mitos temurun yang yang mengharuskan seorang gadis rajin membantu orang tuanya dengan meringankan beban pekerjaannya..)

Mitos bagus supaya Seorang perempuan itu terlatih bekerja tanpa membebani sesiapa.Tapi lucu jika ternyata sang gadis seperti ayu memiliki jamban sendiri dirumah tidak seperti yang lain .yang harus memakai jamban .pancuran bersama.

****

Yudis yang berjalan dengan gagah nampak kontras dengan warna putih diantara warna warni busana yang dikenakan pengantarnya.

“Cuy senyum ngapa…”pinta tari di sampingnya.

“Jangan ganggu gua lagi ngapalin teks ijab qabul nih rie …takut lupa nanti .kan malu maluin…”wajah Yudis kian tegang saat sepasukan penari menyambut hangat kehadirannya .Pasukan dengan hijab menyambut dan menari diiringi lantunan shalawatan .tabuh ditalu lembut menyambut pasukan dari Bandung.Bukan suara gendang nan rancak.Hanya tabuhan sederhana mengalun lembut menambah khidmat.Utari sang sepupu tersenyum.Kayak menghadapi persoalan hidup mati saja nih orang .Mukanya sungguh tegang.

Sebuah roncean melati kini tampak mengalung di leher yudis.Yudis memejamkan mata menghirup aroma bunga yang dipandang suci itu.Aromaterapinya sedikit menenangkan ketegangan.

Anak matanya liar memutar mencari dimana sang pujaan .Sungguh tak sabar menatap wajahnya dengan polesan make up.

“Oy konsentrasi dengan yang ini lupakan dulu yang lain ok..”Utari gemas melihat yudis yang nampak angannya entah kemana.

Yudis terkejut .Wajahnya memerah .Malu jika ketahuan sedang berangan.

Kata Sambutan membosankan kian membuat Yudis tak karuan.Kapan nih acara akan kelar.Cepetan napa ya .

****

Ayu duduk di ranjang besi yang disulap menjadi ranjang indah .Terdiam tegang dengan menggenggam buket bunga Edelweis pemberian yudis .

Apakah aku tengah bermimmpi.Seorang Ayu lestari yang menghindar dari pandangan Yudistira hadi wijaya hampir dua tahun lalu .Mencoba menghapus rasa cinta yang tak sekufu dengan mahasiswa kedokteran nan tampan .Hari ini akan bersama bersanding dipelaminan.

“Kak ..kak yudis tampan loh ..aku sampai pangling ..”laporan adeknya membuat rindu kian membuncah di hatinnya .seperti apa penampakan kekasihnya sekarang .rasanya ingin seprti dalam film berlari menyeret gaun putih indahnya dan menghampiri kekasih hatinya.Membenamkan tubuhnya dipelukannya.Astagfirullah.Khayalan tingkat dewa .Ayu tersenyum sendiri.

“Cuy ..andai dia bukan mempelaimu rasanya ingin aku bilang love you…”cerocos irniaty dan pasukan yang kabur meninggalkan Ayu saat mendengar kabar kedatangan Yudis dan rombongan.

“Hus …aku juga sama …”mata thien juga menggoda 😍

“Yang single banyak ..masak pengen punya orang.Tahu nggak ,temen kak yudis yang lainnya juga ganteng ganteng ..aku pilih satu deuh ..”nuarasiah terpingkal.

“Stt..udah mau mulai ijab qabulnya loh …””eva mengakhiri kebisingan.

Ayu menahan nafas .Semoga satu nafas kak.Ayu menghela nafas lega setelah ..semua saksi mengatakan sah.

“Alhamdulillah..”kompak kelimanya mengucap syukur pada ilahi.

“Sumangga ka mempelai supados tiasa hadir dipelaminan ..”(silahkan pengantin perempuan hadir dipelaminan.)suara mc memanggil .

Dengan langkah tertatih karena highheel dan gaun panjangnya Ayu keluar dari peraduan.Dibantu sahabatnya.Sekian pasang mata tampak takjub.

Si …ANAK GUNUNG …Begitu cantik dan manglingin.Wajah polos tanpa make up kini di pakaikan dempulan bedak tipis tapi manis.bibirnya merekah merah merona .Ditambah blas on warna kesumba.

Hijab panjang menutup tubuhnya .Begitu glamour dengan swarosvski yang bertabur diantara benang emas yang tertata rapi disana.

“Kamu bidadari yang turun dari syurga…”gumam yudis yang menganga .Untungnya masih sanggup menahan kences agar tidak meluber kemana mana.😊

“Silahkan cium tangan pasanganmu Ayu.kini dia adalah Suami mu.Yang ridha Allah bertumpu padanya .Laknat Allah atas murkanya pula..”

Ayu bersimpuh mendekat .Tangannya sedikit gemetar menggapai tangan yudis .Suaminya.Tangan yang dulu sering nakal mencoba menggenggam .yang Ayu pasang muka seram dengan pelototan.Ayu tepis selalu tangan itu.

Kedua pasang mata beradu.Yudis menatap seolah ingin menyantap bulat bulat.Ayu kini berani menatap wajah itu lekat.Menikmati setiap garis wajah tanpa risih.

Ehm..

Deheman sang mc mengagetkan keduanya.

Ayu cepat menyambar tangan yudis.dan menciumnya.

“Sabar..sang potografer ingin mengabadiakn moment.mohon ulang lagi dan tahan beberapa saat..”

Lagi suara mc mempercundangi Ayu dan yudis.Kepiting rebus dikuali kini mampir di wajah keduanya.Memerah.

“Silahkan dokter Yudis bisa mengecup kening istrinya ..Ingat tahan beberapa saat .Banyak orang ingin mengabadikan.

Jleb …bisa dibayangkan tuh muka kayak apa.Keduanya kagak pingsan karena grogi juga udah untung untungan.

Yudis memegang lembut kepala istrinya dan mngecup keningnya cukup lama.

“Aduh dok ..kalau ini kelamaan kasihan yang jovisa jadi merana…”goda mc yang membuat pasangan baru ini keki.

Kalau nggak malu gua lempar sendal juga tuh orang.Yudis mencoba bersikap biasa meski hatinya malu dan dongkol.

Kelucuan itu berlalu

Kini tetesan air mata begitu banyak berjatuhan .Ayu sungkem pada kedua orang tua dan mertuanya .

Segala rasa mereka tumpahkan semua antara sedih,terharu, juga bahagia.

Baca selanjutnya

Kembali ke # 24

Baca dari awal

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here