Penggunaan Data Seluler Diprediksi Naik Saat Ramadan

0
56
views

befren.com – Perusahaan telekomunikasi XL Axiata dan  Indosat Ooredoo memperkirakan, trafik layanan data bakal meningkat hingga 30% selama Ramadan dibanding hari biasanya. Utamanya, layanan data lebih banyak digunakan untuk streaming video maupun musik dan bermain game online.

Division Head Acquisition M Andre Reinaldy H memperkirakan, pemakaian data selama Ramadan akan lebih banyak digunakan untuk streaming dan game online. “Khususnya layanan YouTube dan mobile game, konsumen akan banyak menggunakan itu,” ujar dia di kantornya, Senin (29/4).

Hanya, Andre tidak menyebutkan secara rinci peningkatan trafik data saat Ramadan untuk streaming maupun game online. Namun, dia menyampaikan bahwa penggunaan data untuk aplikasi percakapan selama Ramadan cenderung sama dengan hari biasanya.

XL Axiata pun memperkirakan trafik data bakal meningkat hingga 30% selama Ramadan. Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih memprediksi, kenaikan trafik data untuk layanan streaming video dan musik merupakan yang tertinggi selama Ramadan hingga lebaran pada 2019.

Indosat Ooredoo juga memprediksi penggunaan data bisa mencapai 9,3 terabyte (TB) per hari selama Ramadan. Lalu, trafik SMS diperkirakan mencapai 125 juta SMS per hari, dan layanan suara 2,1 juta jumlah rata-rata saluran per hari.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat Ooredoo telah meningkatkan kapasitas data (bandwidth) hingga 18,4 TB per hari. Lalu kapasitas layanan SMS ditingkatkan hingga 975 juta SMS per hari dan layanan suara 37 juta jumlah rata-rata saluran per hari.

Menurutnya, kenaikan trafik data selama Ramadan biasa terjadi. “Berdasarkan data terakhir mengenai distribusi penggunaan data oleh pelanggan, streaming memang menjadi layanan yang paling dominan yaitu sekitar 68%,” ujar Tri.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan layanan data, XL Axiata pun meningkatkan kapasitas jaringan. Saat ini, jaringan 3G dan 4G LTE XL Axiata sudah menjangkau sekitar 400 kabupaten/kota di Indonesia.

Penggunaan data untuk streaming paling banyak dilakukan lewat YouTube, Instagram, dan Facebook. Lalu, penggunaan data untuk bermain game mencapai 2,5%. Sedangkan untuk aplikasi perpesanan dan media sosial masing-masing 17 dan 15%.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here