Teknologi Buatan China Yang Super Canggih

0
125
views

befren.com – Perlu kalian ketahui ternyata China sudah banyak menciptakan teknologi yang bahkan belum ada di negara lain. Akhir-akhir ini teknologi yang mereka ciptakan semakin jauh unggul dibanding negara-negara lain. Di bawah ini, menyajikan daftar teknologi China yang saking majunya menggegerkan dunia.

1. Modifikasi Cuaca

Memodifikasi cuaca di bumi adalah hal yang mustahil dilakukan di beberapa abad belakangan. Namun tidak bagi China, segala teknologi baru nampaknya selalu di coba Negeri Tirai Bambu ini.

Dan belum lama ini China sedang menguji teknologi pertahanan mutakhir untuk mengembangkan sistem modifikasi cuaca yang kuat namun relatif berbiaya rendah.

Teknologi tersebut untuk membawa hujan lebih banyak ke dataran tinggi Tibet, tempat cadangan air tawar terbesar di Asia.

Menurut peneliti yang terlibat dalam proyek tersebut, sistem ini melibatkan jaringan besar ruang pembakaran bahan bakar yang dipasang tinggi di pegunungan Tibet.

Jaringan ini dapat meningkatkan curah hujan di wilayah itu hingga 10 miliar meter kubik per tahun, sekitar 7 persen dari total konsumsi air China.

Puluhan ribu ruangan akan dibangun di lokasi terpilih di seluruh dataran tinggi Tibet untuk menghasilkan curah hujan.

Luas areanya sekitar 1,6 juta kilometer persegi (620.000 mil persegi), atau tiga kali ukuran Spanyol.

Ini akan menjadi proyek terbesar di dunia.

Ruangan itu diguakan untuk membakar bahan bakar padat yang menghasilkan perak iodida, agen penyemai awan dengan struktur kristal seperti es.

2. Ciptakan Bayi Hasil Rekayasa Genetik

Dunia sains baru-baru ini digemparkan dengan keberhasilan ilmuwan China yang mengklaim telah sukses menciptakan bayi kembar yang diedit secara genetic, hal ini menjadi yang pertama di dunia. Eksperimen semacam ini rentan menuai kecaman karena berpotensi melanggar etika dan norma manusia. Para ilmuwan tersebut memodifikasi DNA dengan menggunakan teknik CRISPR. Di mana sperma yang telah dimasukkan ke dalam sel telur memungkinkan untuk dihapus atau mengganti untaian sel dengan presisi yang tepat. Bayi kembar itu pun berhasil dilahirkan dan diberi nama samaran Lulu dan Nana.

3. Matahari Buatan

China kini diketahui sedang mengembangkan sebuah matahari buatan.

Pernyataan mengejutkan ini seperti rentetan rencana China untuk meluncurkan bulan buatan sebagai pengganti cahaya lampu.

Matahari buatan tersebut bisa dianggap sebagai titik penting usaha global untuk menghasilkan energi dari proses fusi nuklir.

Proses tersebut biasanya hanya terjadi dari Matahari.

Tim ilmuwan dari Institut Fisika Plasma China mengumumkan minggu ini bahwa plasma dalam proyek penelitian bernama Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) — yang disebut ‘matahari buatan’ — telah mencapai 100 juta derajat Celcius.

Angka tersebut adalah suhu yang diperlukan untuk mempertahankan fusi.

Sebagai perbandingan, suhu di sekitar matahari adalah sekitar 15 juta derajat Celcius.

Itu artinya, plasma di ‘matahari buatan’ China ini enam kali lebih panas dari matahari sebenarnya.

Associate Professor Matthew Hole dari Australian National University mengatakan pencapaian China tersebut merupakan hal penting dalam perkembangan keilmuan fusi nuklir.

“Ini tentu saja merupakan langka penting dalam program fusi nuklir China dan juga perkembangan penting bagi dunia.

4. Kloning Monyet

Para ilmuwan di China telah mencoba 79 kali percobaan, sebelum proses kloning ini berhasil. Monyet demi monyet ditempatkan dalam kondisi yang membuat mereka selalu tertekan, sebelum akhirnya mati dalam beberapa hari.

Foto dua monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) hasil kloning, Zhong Zhong dan Hua Hua ini, sebenarnya menggambarkan hal tersebut.Keduanya selalu menempel satu sama lain dengan gugup, mata lebar mereka terlihat cukup menyayat hati.

Apa yang bayi-bayi monyet ini lihat selama di laboratorium tempat mereka ‘diciptakan’? Bagaimana kondisi mereka luar dalam, setelah para ilmuwan tak henti melakukan test pada mereka? Lihatlah mata keduanya.

Setelah kloning domba Dolly pada 1996 berhasil, parailmuwan dari seluruh dunia tak henti berusaha mengkloning hewan-hewan lainnya. Belum pernah ada yang berhasil membuat kloning bayi dari jenis primata seperti monyet dan kera. Hingga, para ilmuwan China yang membuat ‘gebrakan’ itu.

Hasil kloning ini merupakan kembar identik dan membawa DNA dari janin monyet yang sebenarnya menyediakan sel-sel yang digunakan. Keduanya “lahir” di Chinese Academy of Sciences, Shanghai, China.

5. Bulan Buatan

Demi menerangi jalan umum di malam hari, sekelompok ilmuwan di China berencana meluncurkan bulan buatan pada 2020. Bulan buatan ini sejatinya merupakan satelit yang akan memantulkan lapisan reflektif untuk menyinari kembali cahaya matahari ke bumi. Hebatnya lagi, bulan buatan tersebut bisa bersinar delapan kali lebih bercahaya dari bulan asli. Sayang, benda yang bakal mengorbit pada jarak 500 kilometer dari bumi itu tidak bisa menerangi seluruh langit malam di belahan bumi lainnya.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here