Masih Ingat Film Kapak Maut Naga Geni 212, Film Favorit Saat Masih SD

0
288
views
Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

befren.com – Akhirnya film yang ditunggu-tunggu generasi 90an segera tayang. Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni yang menjanjikan aksi dan warna visual effects keren siap tayang mulai tanggal 30 Agustus 2018.

Pria 49 tahun kelahiran Tasikmalaya itu mengaku bangga bisa menghadirkan jurus legendaris yang ada di novel Wiro Sableng karya Bastian Tito menjadi wujud visual. Dia merancang adegan pertarungan dengan pertimbangan estetika dan etnik Indonesia.

Sutradara Angga Dwimas Sasongko memulai film dengan pembukaan yang dramatis. Musisi film Mahesa Birawa, yang dimainkan secara luar biasa oleh Yayan Ruhian, tiba di desa Jatiwalu. Dia memimpin kelompoknya untuk merampok desa dan bertemu dengan orang tua Wiro Sableng, Ranaweleng (Marcel Siahaan) dan Suci (Happy Salman). Wiro muda, yang sebelumnya bernama Wira, telah diselamatkan oleh Sinto Gendeng (Ruth Marini).

Tujuh belas tahun kemudian, Wiro Sableng (Vino G Bastian) menyelesaikan pelatihan prajuritnya. Sinto memintanya untuk menemukan Mahesa Birawa. Sepanjang jalan, Wiro bertemu Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi). Ketiganya perlu membantu Rara Murni (Aghiny Haque) menyelamatkan Pangeran (Yusuf Mahardika) dari rencana jahat Mahesa.

Alur ceritanya berkembang dengan baik, membuat penonton terpaku di layar selama sekitar dua jam. Kudos diberikan kepada desainer produksi Adrianto Sinaga untuk memasukkan unsur-unsur tradisional, seperti batik, tahta kuno, dan banyak lagi, yang membuat penonton lokal merasa lebih dekat dengan film tersebut.

Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Kekuatan film ini adalah adegan aksi yang dikoreografi dan menghibur. Gerakan pencak silat yang begitu kental, dengan koreografi membuatnya mudah dipahami.
Kedua aktor, Vino G Bastian dan Yayan Ruhian, adalah salah satu highlights dari film ini.

[artikel number=5 tag=”film” ]

Sementara itu, Yayan menunjukkan bahwa ia adalah seniman bela diri dan aktor yang berbakat. Setelah film selesai, saya masih tidak bisa melupakan nyengir jahat Yayan.

Pendatang baru Aghniny Haque juga menghadirkan penampilan yang bagus. Atlet taekwondo adalah hal yang alami dalam hal akting.

Salah satu topik yang paling banyak dibicarakan dengan Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 adalah citra yang dihasilkan komputer (CGI). Meskipun masih perlu ditingkatkan, beberapa bagian dari film ini memberikan efek visual yang baik, seperti adegan perkelahian antara Wiro dan Kala Hijau (Gita Arifin).

Beberapa karakter, seperti Bidadari Angin Timur (Marsha Timothy), Dewa Tuak (Andy / rif) dan bahkan Anggini, belum sepenuhnya dieksplorasi, membuat saya bersemangat untuk sekuel ini.

Secara keseluruhan, Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 sejauh ini adalah film aksi-fantasi terbaik Indonesia.

Silahkan Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here