Tempat Bersejarah yang Patut Dikunjungi di Ternate

0
48
views

J

ika Anda sedang berkunjung ke Ternate pastinya sudah tahu tempat bersejarah yang ada di Ternate. Kali ini befren.com akan mengulas satu persatu tempat-tempat yang paling bersejarah untuk mempermudah tujuan Anda ke tempat tersebut.

Istana Museum Sultan

Istana Museum Sultan ternate

Istana Kesultanan Ternate dibangun pada tahun 1813 oleh Sultan Muhammahad Ali, dan digunakan oleh keluarga Kesultanan hingga saat ini. Istana ini terletak di Limau Hill di Sao Siau dan membentang sepanjang 1.500 meter persegi.

Bangunan utama memiliki bentuk segi delapan yang menyerupai singa duduk dengan kaki depannya menghadap ke laut dan dengan Gunung Gamalama di latar belakang.

Istana juga merumahkan sebuah museum, yang pada gilirannya menyimpan benda-benda bersejarah seni, keramik, serta barang-barang arkeologi. Ini juga menampilkan barang-barang pusaka dari Kesultanan Ternate dan dari Eropa, seperti mahkota, tahta, peralatan perang, pakaian dan Quran yang ditulis tangan.

Fort Oranje

Fort Oranje

Benteng Oranje dibangun pada tahun 1607 ketika seorang laksamana Belanda East India Company (VOC) bernama Cornelis de Jonge Matelieff diberi izin untuk membangun benteng setelah membantu Sultan Ternate mengusir Spanyol dari pulau itu.

Pada 1609, otoritas Belanda pertama di Ternate, Paul Van Carden, menamainya menjadi Fort Oranje, setelah House of Orange.

Pada 1613, wilayah Maluku menjadi pusat otoritas VOC, dengan Ternate dan Ambon dipilih sebagai tempat resmi kediaman gubernur jenderal.

Ketika Ternate mulai memainkan peran yang lebih besar, Benteng Oranje menjadi tempat resmi untuk Dewan Hindia Belanda dan tetap menjadi markas VOC sampai dipindahkan ke Batavia pada tahun 1619.

Benteng Kalamata

Benteng Tolukko terletak di sisi timur Pulau Ternate. Benteng itu dibangun di tempat yang sekarang adalah kecamatan Sangaji dan duduk di atas bukit yang menghadap ke laut.

Benteng Tolukko

Dibangun oleh komandan Portugis Fernando Serrao pada 1540, lokasi itu dianggap strategis karena dapat memantau kedatangan kapal dan juga mengerahkan pasukan ke laut. Puncaknya memberi pemandangan Laut Maluku, Pulau Tidore dan pantai barat Pulau Halmahera.

Benteng Kalamata

Fort Kalamata atau Benteng kalamata dibangun oleh Portugis pada tahun 1540. Terletak di kecamatan Kayu Merah di Ternate Selatan, juga dikenal sebagai Benteng Kayu Merah.

Benteng Kalamata

Dipulihkan oleh Gubernur Jenderal Belanda Pieter Both pada tahun 1609 dan diduduki oleh Spanyol pada tahun 1625.

Fort Kalamata berbentuk seperti bintang, karena dirancang menyerupai empat penjuru dunia, dengan empat benteng runcing dan titik-titik tembak. Benteng ini terletak di pantai dan terlihat dari pulau tetangga Tidore dan Maitara.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here